Sabtu, 14 Januari 2012

Blue Hole, Lubang Biru Di Lautan

   Gua yang tertutup laut
  
  Dari langit, Blue Hole tampak seperti biji mata di tengah lautan. Bentuknya lingkaran. Warnanya biru gelap. Di sekelilingnya, permukaan laut berwarna biru muda. Hal itu menunjukan bahwa Black Hole lebih dalam daripada laut di sekitarnya.









 Blue Hole sebenarnya adalah gua berbentuk vertikal. pada zaman es dulu, permukaan laut lebih rendah daripada sekarang. Kemudian, ketika zaman es selesai, es-es mencair. Saat itulah, permukaan laut naik dan gua tertutup laut.


   Tempat favorit penyelam

  Ada apa di Blue Hole? Di dalamnya, warna air lautnya tidak segelap permukaannya. Di sana para penyelam bisa melihat stalakit-stalakit seperti di gua-gua di daratan. Ada juga berbagai macam terumbu karang dan spesies ikan. Yang paling sering terlihat adalah hiu. Misalnya, hiu kepala palu. Pemandangan alam bawah lautnya indah. Makanya, Blue Hole dijadikan tempat favorit para penyelam.


  Namun, jika menyelam lebih dalam lagi pemandangan indah itu tidak ada lagi. Hewan-hewan laut dan terumbu karang tidak dapat hidup ditempat yang lebih dalam lagi. Soalnya, kondisinya anoksik. Artinya, kondisi airnya tanpa oksigen.


   Blue Hole yang terkenal
  
 Di dunia ada beberapa Blue Hole. Blue Hole yang terdalam disebut Dean's Blue Hole. Letaknya di Long Island, Kepulauan Bahama. Dalamnya 202 meter. Diameter lingkaran guanya 25-35 meter. 





  Lalu ada Blue Hole lain yang sangat terkenal. Namanya, The Great Blue Hole. Letaknya di Belize, Amerika Tengah. Dalamnya 120 meter. Diameter guanya 300 meter.
  


  Ada pula Blue Hole di tepi Laut Merah. Letaknya beberapa kilometer dari kota Dahab, Yunani. Dalamnya 130 meter. Gua ini punya terowongan yang panjangnya 26 meter. Nama terowongannya adalah, The Arch. Banyak penyelam ingin sekali masuk ke terowongan itu. Tetapi mereka sulit menemukannya. Gara-gara kecelakaan yang sering terjadi, Blue Hole ini menjadi tempat menyelam yang berbahaya





Tidak ada komentar:

Posting Komentar